Langsung ke konten utama

AGAR KAYA DAN BAHAGIA MENIKAHLAH DI BULAN BESAR



Bulan ini Juli 2023 yang bertepatan bulan Dzulhijjah 1444H, banyak digelar hajatan, terutama mantu atau menikahkan anak.

Mengapa rerata masyarakat jawa memilih bulan ini untuk menggelar hajatan mantu ?

Pilihan tersebut tentu didasari oleh sebuah alasan atau harapan agar membawa kebaikan, karena masyarakat jawa masih kental dengan petung hari-hari baik.

Walaupun sebagai muslim kita mempercayai semua hari itu baik untuk menggelar hajatan ataupun acara lain.

Namun sebagian masih percaya adanya keyakinan seperti tertulis dalam primbun jawa yang terkenal dan masih banyak dibaca orang yaitu Kitab Primbon Betaljemur Adammakna.

Kitab Primbon Jawa ini memuat penjelasan tentang bulan yang baik atau tidak untuk hajat pernikahan.

Primbon Jawa Betaljemur Adammakna menyebut, bulan Besar atau Dzulhijjah termasuk waktu yang baik untuk menggelar hajatan pernikahan.

Betaljemur Adammakna mengatakan, "Ala beciking sasi kanggo ijabing panganten. Besar: sugih, nemu suka harja."

Artinya, bulan yang baik dan tidak untuk menikah. Bulan Besar: kaya dan mendapatkan kebahagiaan.

Berdasarkan penjelasan tersebut, orang yang menikah di bulan Besar akan mendapatkan dua keberuntungan dalam hidupnya.

Yaitu bisa menjadi kaya dan mendapatkan kebahagiaan.

Trimakasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INI CIRI CIRI FISIK YANG HARUS DIPERHATIKAN JIKA SAPI MAU BERANAK.

Suatu kegembiraan bagi petani peternak sapi, klas rumahan seperti saya ketika melihat sapi piaraanya mulai menunjukkan kebuntingan, terlebih jika sudah mendekati hari-hari kelahiran anaknya.  Masa kehamilan seekor sapi adalah sekitar sembilan bulan, dimana pada masa ini kita dapat mendeteksi atau mendiagnosa apakah sapi kita dalam keadaan bunting atau tidak .  Jika kita  mencatat tanggal inseminasi pada sapi tersebut dan sapi tersebut telah sering beranak atau beranak sebelumnya, ada kemungkinan ia akan melahirkan lagi dalam waktu seperti hamil sebelumnya.  Selain itu, banyak petunjuk fisik yang dapat membantu kita mengetahui bahwa  sapi sudah dekat mau beranak. Sebagai panduan sederhana untuk mendeteksi kelahiran sapi semakin dekat, dapat melihat tanda-tanda seperti berikut :  1. Ambing akan mengembang  Ambing merupakan kelenjar yang berfungsi mengeluarkan susu untuk makanan anaknya setelah lahir. Ambing tumbuh selama kebuntingan dan mulai...

SITUS SOKILIMAN YANG PERLU ANDA TAHU.

Situs Sokoliman merupakan situs kepurbakalaan yang terletak di Dusun Sokoliman II, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, tidak jauh (sekitar 5 km) dari objek wisata Gua Pindul.  Situs ini berfungsi sama seperti situs Bleberan, di Kecamatan Playen, Gunungkidul, yaitu menampung dan mengamankan benda-benda cagar budaya, terutama yang bersifat megalitik, khususnya yang ditemukan di Desa Bejiharjo. Lokasinya berbatasan dengan lahan milik Perhutani yang ditanami kayu putih. Di situs berukuran luas 2000 meter persegi ini dikumpulkan ratusan menhir (termasuk menhir arca), batu-batu penyusun kubur batu, serta punden yang sebelumnya terserak di kebun-kebun penduduk atau di lahan milik Perhutani. Sampai tahun 2014 terdapat 137 menhir, lima kubur batu (tidak lengkap), dan tujuh papan kubur batu. Selain itu terdapat satu punden yang dipindahkan dari sumber air di dusun tersebut, yang tiap tahun didatangi penduduk dalam rangka "bersih desa...

MENGENALI CIRI RUMPUT PAKCHONG

Rumput pakchong merupakan jenis rumput hibrid yang pertama kali ditanam oleh Prof. Dr. Krailas di daerah Pak Chong, Thailand. Rumput jenis ini memiliki kandungan nutrisi yang banyak, sehingga banyak dicari oleh peternak di manapun. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang jenis rumput ini, yuk simak beberapa fakta tentang rumput pakchong. Ini Dia 4 Fakta tentang Rumput Pakchong Sebelum menjadikan rumput pakchong sebagai pakan ternak, ada baiknya Anda mengetahui beberapa fakta tentang rumput pakchong , antara lain: 1. Perbandingan Nutrisi Kandungan protein rumput pakchong disebut lebih tinggi dari rumput taiwan dan rumput odot. Rumput pakchong mengandung 16,45 persen protein, rumput taiwan 13 persen, sedangkan rumput odot hanya 11,6 persen. 2. Kapasitas produksi. Pada kapasitas produksi, rumput pakchong juga lebih unggul daripada dua jenis rumput lainnya di mana memiliki kapasitas produksi 1500 ton/ha/tahun. Berbeda dengan rumput taiwan yang hanya 400 ton/ha/tahu...