Langsung ke konten utama

INI CIRI CIRI FISIK YANG HARUS DIPERHATIKAN JIKA SAPI MAU BERANAK.

Suatu kegembiraan bagi petani peternak sapi, klas rumahan seperti saya ketika melihat sapi piaraanya mulai menunjukkan kebuntingan, terlebih jika sudah mendekati hari-hari kelahiran anaknya. 

Masa kehamilan seekor sapi adalah sekitar sembilan bulan, dimana pada masa ini kita dapat mendeteksi atau mendiagnosa apakah sapi kita dalam keadaan bunting atau tidak . 

Jika kita  mencatat tanggal inseminasi pada sapi tersebut dan sapi tersebut telah sering beranak atau beranak sebelumnya, ada kemungkinan ia akan melahirkan lagi dalam waktu seperti hamil sebelumnya. 

Selain itu, banyak petunjuk fisik yang dapat membantu kita mengetahui bahwa  sapi sudah dekat mau beranak.

Sebagai panduan sederhana untuk mendeteksi kelahiran sapi semakin dekat, dapat melihat tanda-tanda seperti berikut : 

1. Ambing akan mengembang 

Ambing merupakan kelenjar yang berfungsi mengeluarkan susu untuk makanan anaknya setelah lahir. Ambing tumbuh selama kebuntingan dan mulai mengeluarkan susu setelah beranak. Ambing pada sapi perah terdiri dari empat 4 bagian terpisah yaitu bagian depan dan belakang serta bagian kiri dan kanan.

Mengamati ambing sapi secara teratur akan memberi petunjuk tentang kapan kelahiran mungkin terjadi, tetapi ini juga tergantung pada apakah ia akan melahirkan anak sapi pertama atau ia adalah ibu yang berpengalaman. 

Sebuah ambing sapi betina pertama kali mulai mengembang saat dua bulan sebelum kelahiran, sedangkan sapi berpengalaman mulai berubah sekitar dua minggu sebelum melahirkan. Kita akan melihat puting akan terisi. 

2. Vulva ( kemaluan ) akan membengkak. 

Pembengkakan vulva akan dimulai sekitar dua minggu sebelum kelahiran. Kita bisa melihat benda berlendir tebal muncul dari vulva sapi kita. Itulah plug serviks yang menyegel leher rahim. Dalam beberapa hewan, hilangnya plug serviks menunjukkan ia akan melahirkan. Seekor sapi akan kehilangan sumbatan serviknya beberapa minggu sebelum kelahiran tanpa membahayakan janin. 

3. Keadaan sapi gelisah. 

Ketika tahap awal persalinan dimulai, sapi akan gelisah dan tidak akan mau makan. Sapi akan mengatur dirinya sendiri dan akan menjauh dari kawanan, mungkin sapi akan mencari atau bertempat di sudut yang tenang. Sapi mungkin juga gelisah, dan akan menunjukkannya dengan cara seperti biasanya ( benar-benar dapat menjadi pendiam ). Sapi mungkin berbaring berulang kali, dan akan berdiri hanya satu menit. 

4. Pecahnya Air Ketuban. 

Setelah air ketuban muncul, kontraksi pada sapi tersebut akan menjadi lebih kuat. Ini berarti sapi akan segera melahirkan, tahap ini memakan waktu kurang dari dua jam. 

Sapi yang telah berpengalaman dalam melahirkan sering mengalami ini dalam waktu 30 menit atau kurang, sementara bagi sapi yang baru pertama kali akan melahirkan sapi akan memakan waktu lebih lama. 

Jika sapi masih melakukan terlihat seperti itu saja dalam waktu dua jam, kita mungkin perlu memanggil dokter hewan. biasanya ada tanda-tanda anak sapi akan keluar yaitu hidung atau kaki akan muncul.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SITUS SOKILIMAN YANG PERLU ANDA TAHU.

Situs Sokoliman merupakan situs kepurbakalaan yang terletak di Dusun Sokoliman II, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, tidak jauh (sekitar 5 km) dari objek wisata Gua Pindul.  Situs ini berfungsi sama seperti situs Bleberan, di Kecamatan Playen, Gunungkidul, yaitu menampung dan mengamankan benda-benda cagar budaya, terutama yang bersifat megalitik, khususnya yang ditemukan di Desa Bejiharjo. Lokasinya berbatasan dengan lahan milik Perhutani yang ditanami kayu putih. Di situs berukuran luas 2000 meter persegi ini dikumpulkan ratusan menhir (termasuk menhir arca), batu-batu penyusun kubur batu, serta punden yang sebelumnya terserak di kebun-kebun penduduk atau di lahan milik Perhutani. Sampai tahun 2014 terdapat 137 menhir, lima kubur batu (tidak lengkap), dan tujuh papan kubur batu. Selain itu terdapat satu punden yang dipindahkan dari sumber air di dusun tersebut, yang tiap tahun didatangi penduduk dalam rangka "bersih desa...

MENGENAL JENIS PAKAN RUMINANSIA

Pakan ternak mempunyai kedudukan yang sangat penting, karena 70 % operasional usaha ternak didukung kebutuhan pakan. Penting bagi pemula peternak ruminansia ( sapi, kambing dll ) untuk mengenali jenis-jenis pakan, agar usaha peternakan kita tidak merugi. Dengan pengetahuan pakan yang tepat, maka peternak dapat fokus pada apa yang ingin ditingkatkan, ingin mempercepat pertumbuhan hewan ternak, penggemukan, atau memaksimalkan dan menjaga kualitas dari hasil hewan ternak tersebut. BAHAN PAKAN TERNAK Secara umum, bahan pakan ternak dibagi menjadi 5 jenis yaitu ; pakan kasar, pakan penguat/ konsentrat, mineral, vitamin, dan pakan tambahan. 1. Pakan Kasar Pakan kasar  adalah pakan yang bervolume besar tetapi berat dari setiap unit volume-nya rendah. Makanan yang termasuk pakan kasar dapat berasal dari hijauan, antara lain: • Rumput, bisa rumput lapangan, rumput tanaman, rumput grinting, rumput benggala, rumput kolonjono, rumput gajah, rumput pakchong ...