Langsung ke konten utama

PELATIHAN SEJUTA PETANI DAN PENYULUH.


Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mengagendakan 'Pelatihan Sejuta Petani' untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian.


Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), pelatihan untuk meningkatkan SDM pertanian sangat penting. Apalagi pertanian Indonesia saat ini memasuki era 4.0.
Sektor pertanian terus bergerak ke arah yang maju, mandiri dan modern

Untuk itu, SDM pertanian seperti penyuluh, petani dan para praktisi pertanian harus terus ditingkatkan.

“Era 4.0 ditandai dengan penggunaan mekanisasi dan digitalisasi sektor pertanian."

Pertanian sudah bergerak maju dari pola tradisional ke pertanian yang maju, mandiri dan modern. Untuk itu, kapasitas SDM pun harus ditingkatkan,” ujar Mentan SYL.

Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementan Leli Nuryati mengatakan pelatihan nantinya akan mengambil tema 'Pengelolaan Kesuburan Tanah'.

“Mengapa kami pakai tema tersebut, karena tugas BPPSDMP meningkatkan produktivitas pertanian. Hal itu harus dimulai dari kesuburan tanah di sekitar kita,” ucapnya.

Menurut Leli, tujuan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan yang terdiri dari penyuluh dan petani mengenai pengelolaan kesuburan tanah.

Selain itu juga untuk mendorong pertanian berkelanjutan.

“Pelatihan ini akan diselenggarakan secara virtual mulai 28 Juli hingga 1 Agustus 2021," ucapnya.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPPSDMP Kementan Roby Darmawan mengatakan registrasi peserta sudah bisa dilakukan saat ini.

Pendaftaran bisa lewat https://latihanonline.pertanian.go.id/registrasi.

“Masukkan NIK pada form pendaftaran, pastikan NIK sudah terdaftar di Simluh."

"Kalau yang sudah terdaftar di Simluh, di form pendaftaran sudah terdata otomatis, tinggal isi yang kurang."

"Bagi yang belum terdaftar mengisi form pendaftaran ulang. Lengkapi data dan pilih pelatihan,” pungkas Roby.

dikutip dari : jpnn.com.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INI CIRI CIRI FISIK YANG HARUS DIPERHATIKAN JIKA SAPI MAU BERANAK.

Suatu kegembiraan bagi petani peternak sapi, klas rumahan seperti saya ketika melihat sapi piaraanya mulai menunjukkan kebuntingan, terlebih jika sudah mendekati hari-hari kelahiran anaknya.  Masa kehamilan seekor sapi adalah sekitar sembilan bulan, dimana pada masa ini kita dapat mendeteksi atau mendiagnosa apakah sapi kita dalam keadaan bunting atau tidak .  Jika kita  mencatat tanggal inseminasi pada sapi tersebut dan sapi tersebut telah sering beranak atau beranak sebelumnya, ada kemungkinan ia akan melahirkan lagi dalam waktu seperti hamil sebelumnya.  Selain itu, banyak petunjuk fisik yang dapat membantu kita mengetahui bahwa  sapi sudah dekat mau beranak. Sebagai panduan sederhana untuk mendeteksi kelahiran sapi semakin dekat, dapat melihat tanda-tanda seperti berikut :  1. Ambing akan mengembang  Ambing merupakan kelenjar yang berfungsi mengeluarkan susu untuk makanan anaknya setelah lahir. Ambing tumbuh selama kebuntingan dan mulai...

UKURAN BENDERA

Mengenal Ukuran-Ukuran Bendera Negara. Berapa sih ukuran bendera itu? Kalau perbandingan ukuran, mungkin kamu semua sudah tahu yaitu lebar 2/3 dari panjangnya, dan ukuran Bendera Pusaka ialah 2m lebar dan 3m panjang. Namun sering juga kita lihat di pertandingan sepakbola dimana supporternya membawa bendera yang sangat besar, jauh melebihi 2m x 3m, atau juga saat 17 Agustus ada banyak bendera-bendera kecil dari plastik. Tapi, berapa sih persisnya ukuran Bendera yang diatur Undang-Undang? Menurut Undang-Undang nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan Pasal 4 ayat 3, ukuran Bendera Negara untuk berbagai keperluan ialah sebagai berikut:  Pasal 4 Bendera Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat dengan ketentuan ukuran: 200 cm x 300 cm untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan; 120 cm x 180 cm untuk penggunaan di lapangan umum; 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di ruangan; 36 cm x 54 cm untuk ...

SITUS SOKILIMAN YANG PERLU ANDA TAHU.

Situs Sokoliman merupakan situs kepurbakalaan yang terletak di Dusun Sokoliman II, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, tidak jauh (sekitar 5 km) dari objek wisata Gua Pindul.  Situs ini berfungsi sama seperti situs Bleberan, di Kecamatan Playen, Gunungkidul, yaitu menampung dan mengamankan benda-benda cagar budaya, terutama yang bersifat megalitik, khususnya yang ditemukan di Desa Bejiharjo. Lokasinya berbatasan dengan lahan milik Perhutani yang ditanami kayu putih. Di situs berukuran luas 2000 meter persegi ini dikumpulkan ratusan menhir (termasuk menhir arca), batu-batu penyusun kubur batu, serta punden yang sebelumnya terserak di kebun-kebun penduduk atau di lahan milik Perhutani. Sampai tahun 2014 terdapat 137 menhir, lima kubur batu (tidak lengkap), dan tujuh papan kubur batu. Selain itu terdapat satu punden yang dipindahkan dari sumber air di dusun tersebut, yang tiap tahun didatangi penduduk dalam rangka "bersih desa...