Bagaimana jika miliaran rupiah itu selain untuk kegiatan pentas/promosi/pameran dll, jug bisa membekas, dan punya efek kesejahteraan pelaku budaya. Misal para pelaku budaya itu juga digerakkan menjadi pelaku industri budaya dengan permodalan yang cukup, contoh lahirnya centra pengrajin gamelan, sentra pengrajin wayang, sentra pengrajin asesoris / pakaian / alat make-up, sentra produk2 lain yang mendukung budaya. Bantuanya yang cukup, jangan cuma kecil2, sehingga yang dibantu bisa sampai berproduksi dan hasil produksinya bisa terserap dalam upaya pelestarian budaya. Misalkan di Gunungkidul ada centra pengrajin kebutuhab reyog/jathilan lengkap. Sehingga tak perlu belanja ke Ponorogo misalnya. Jika dalam satu tahun bisa alokasikan 10 sentra dengan @ 1 miliar, kan cuma butuh 10 miliar per tahun, selama 5 tahun sudah ada 25 sentra kerajinan yang mendukung budaya. Tenaga kerja bisa banyak terserap.
Salam budaya.
Komentar
Posting Komentar