MUDIKMU KU TUNGGU, KARENA BISA MENYATUKAN DAN MENSEJAHTERAKAN ( 8 )" Trimakasih, sampai ketemu lebaran tahun depan ".
Sahabatku dari rantau yang terhormat, ...
Trimakasih engkau telah meluangkan waktumu, membagi rezekimu buat tanah tumpah darahmu Gunungkidul, bumi seribu bukit.
Tentu saja ada kesan suka maupun duka yang ada, yang menyertaimu selama perjalanan mudikmu. Kenangan yang indah berbagilah agar bisa menginspirasi kami, menyemangati kami. Namun kenangan yang jelek, buanglah ke laut selatan, agar tak membuat kami pesimis dan bersedih hati.
Saudaraku, ...
Jika engkau kembali pulang ke rantau, saya hanya berdoa semoga engkau diberikan kemudahan dalam perjalanan :
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُ مَا كُنْتَ
Astaudi’ullaha dinaka wa amanataka wa khowatima ‘amalika zawwadakallahut taqwa wa ghofaro dzanbaka wa yassaro lanal khaira haitsuma kunta.
“Aku menitipkan kepada Allah agamamu, amanahmu dan penutup amalmu. Semoga Allah membekalimu ketakwaan, mengampuni dosa-dosamu, dan memudahkan kebaikan kepadamu di mana pun kamu berada.”
Sekali lagi trimakasih atas kebaikan saudara untuk bumi gunungkidul dan mohon maaf jika selama mudik belum mendapatkan layanan yang baik dari kami-2 yang ada di kampung halaman.
SAMPAI KETEMU LEBARAN TAHUN DEPAN
Trimakasih.
Slamet SPd.MM
Komentar
Posting Komentar