Langsung ke konten utama

MAKNA LOGO DAN TEMA HUT GUNUNGKIDUL KE 191

Ulang tahun selalu mengingatkan kepada kita arti dari perjalanan kebijakan pemerintahan terdahulu dan evaluasi kebijakan pemerintahan di masa kini serta strategi untuk kebijakan pemerintahan mendatang. Ketiga dimensi waktu ini selalu menjadi perenungan bagi setiap Hari Ulang Tahun sebuah pemerintah daerah, termasuk Ulang Tahun sebuah Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul  yang akan merayakannya pada tanggal 27 Mei 2022 mendatang ini. 

Banyak hal telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul  yang berujung melahirkan sederet penghargaan al 

1.  Top BUMD Award 2021, Bupati Sunaryanta meraih gelar TOP pembina BUMD 2021 dalam acara TOP BUMD Awards 2021 

2.  Penghargaan Award Subroto 2021 dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk Kategori Konservasi Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi. 

3.  Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke 6 berturut dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). 

4.  Desa wisata Nglanggeran di Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk meraih penghargaan 'Best Tourism Villages 2021' oleh United Nation World Tourism Organization (UNWTO). 

5. Diskominfo menyabet penghargaan dalam ajang Anugerah Media Humas (AMH) yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), yakni sebagai Pemerintah Kabupaten/Kota terbaik I untuk Kategori Media Sosial dan Pemerintah Kabupaten/Kota terbaik III untuk Kategori Website. 

6. Dan sederet prestasi lainya. 

Momentum Hari Ulang Tahun tahun  harus dimaknai sbb ; 

Mengingatkan kita tentang peranan orang-orang yang meletakkan dasar pertama berdirinya sebuah Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul dan belajar mencari sisi positif dari apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu dari para Bupati Gunungkidul sebelumnya dan dengan demikian kita memiliki perbandingan yang komprehensif didalam kita menetapkan arah kedepan bagi kelangsungan dari sebuah pemerintahan. 

Tantangan ke depan tidak semakin ringan, terlebih di era digitalisasi seperti saat ini, yang menutut untuk kerja cepat dan transparan dalam pelayanan umum pemerintahan. 

Memaknai sebuat logo dan tema HUT 191 sbb :
Kabupaten Gunungkidul dalam HUT Tahun ini mengambil tema " Kridhaning Makarya " yang mempunyai makna seperti tergambar pada logo angka 191 merah putih serta tangan mengepal yang mengandung makna sbb : 

1. Angka 191 memiliki arti usia Kabupaten Gunungkidul, di angka 191 menjadi harapan dan asa yang begitu besar untuk kabupaten ini lebih maju. 

2. Kepalan tangan memiliki arti semangat. Kepalan tangan merupakan simbolisasi dari sebuah semangat kerja keras. 

3. Garis Merah Putih melintang memiliki arti sebuah asa. Dengan harapan dan tekat yang kuat menjadi sebuah energi yang kuat untuk memacu setiap harapan, bangkit dalam bekerja & berkarya. 

4. Tulisan KRIDHANING MAKARYA memiliki makna tentang Semangat Bekerja. Membangun dan bangkit dalam setiap sektor di Gunungkidul dengan segala upaya dan usaha. Semangat yang kuat menjadi hal yang utama untuk bangkit dan berkemajuan. 

DIRGAHAYU GUNUNGKIDUL KE 191  (  27 MEI 1831 - 27 MEI 2022 ) 
( sumber : dinas kominfo gk.) 

Slamet SPd. MM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGENAL JENIS PAKAN RUMINANSIA

Pakan ternak mempunyai kedudukan yang sangat penting, karena 70 % operasional usaha ternak didukung kebutuhan pakan. Penting bagi pemula peternak ruminansia ( sapi, kambing dll ) untuk mengenali jenis-jenis pakan, agar usaha peternakan kita tidak merugi. Dengan pengetahuan pakan yang tepat, maka peternak dapat fokus pada apa yang ingin ditingkatkan, ingin mempercepat pertumbuhan hewan ternak, penggemukan, atau memaksimalkan dan menjaga kualitas dari hasil hewan ternak tersebut. BAHAN PAKAN TERNAK Secara umum, bahan pakan ternak dibagi menjadi 5 jenis yaitu ; pakan kasar, pakan penguat/ konsentrat, mineral, vitamin, dan pakan tambahan. 1. Pakan Kasar Pakan kasar  adalah pakan yang bervolume besar tetapi berat dari setiap unit volume-nya rendah. Makanan yang termasuk pakan kasar dapat berasal dari hijauan, antara lain: • Rumput, bisa rumput lapangan, rumput tanaman, rumput grinting, rumput benggala, rumput kolonjono, rumput gajah, rumput pakchong ...

SITUS SOKILIMAN YANG PERLU ANDA TAHU.

Situs Sokoliman merupakan situs kepurbakalaan yang terletak di Dusun Sokoliman II, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, tidak jauh (sekitar 5 km) dari objek wisata Gua Pindul.  Situs ini berfungsi sama seperti situs Bleberan, di Kecamatan Playen, Gunungkidul, yaitu menampung dan mengamankan benda-benda cagar budaya, terutama yang bersifat megalitik, khususnya yang ditemukan di Desa Bejiharjo. Lokasinya berbatasan dengan lahan milik Perhutani yang ditanami kayu putih. Di situs berukuran luas 2000 meter persegi ini dikumpulkan ratusan menhir (termasuk menhir arca), batu-batu penyusun kubur batu, serta punden yang sebelumnya terserak di kebun-kebun penduduk atau di lahan milik Perhutani. Sampai tahun 2014 terdapat 137 menhir, lima kubur batu (tidak lengkap), dan tujuh papan kubur batu. Selain itu terdapat satu punden yang dipindahkan dari sumber air di dusun tersebut, yang tiap tahun didatangi penduduk dalam rangka "bersih desa...

JADIKAN GUNUNGKIDUL KOTA EVENT UNTUK DONGKRAK PAD

Kabupaten Gunungkidul sebagai daerah tujuan wisata,  wisatawan sangat termanjakan dengan dengan wisata alamnya, wisata budayanya dan wisata kulinernya. Beberapa event budaya yang digelar juga sempat mencuri perhatian publik, dengan sambutan dan jumlah pengunjung yang signifikan. Untuk lebih berdaya guna maka beberapa event tersebut dapat diangkat menjadi event tahunan yang dikemas dan disebarluaskan informasinya untuk menarik wisatawan berkunjung ke Gunungkidul. Beberapa event terbilang sukses antara lain :  1. Gelar budaya bersih desa yang merata se Gunungkidul. 2. Gunungkidul Batik Fashion Beach 2023 3. Dhagsinarga Night Carnifal 2023 4. Lomba Karawitan Milenial antar Kapanewon 5. Geopark Night Specta 6. Gunungkidul Expo 2023 7. Dll. Rangkaian event yang melibatkan massa besar sangat positif ditinjau dari multiplier effect yang ditimbulkan.  Mendorong belanja domestik di Gunungkidul, coba kita bayangkan, berapa banyak rupiah yang akan dibelanjaka...