Langsung ke konten utama

KUNJUNGAN BUPATI GK


Moment hari raya Idul Fitri 1443 H tahun 2022 kali ini terasa berbeda dengan tahun-2 sebelumnya terutama bagi keluarga saya,  karena pada hari ini Jumat 6 Mei 2022, kami mendapat kunjungan dari Bipati Gunungkidul Pak H Sunaryanta beserta Ibu.

Kami ditemani istri, ngobrol banyak tentang anak-anak dan keluarga kita masing-masing, suasana begitu menyenangkan. 

Pembaca ketahui bahwa hubungan kami dengan Pak Bupati ini sudah terjalin lama, karena beliau dulu adalah siswa saya waktu menempuh pendidikab di SMA Kartika, kala itu saya menjabat Kepala Sekolah.
Selepas SMA beliau meniti karir di militer dengan menjadi prajurit di TNI Angkatan Darat dan berdinas di Mabes TNI Jakarta dan lama menjadi Aspri Jendral Riamizard Ryacudu.
Sewaktu masih aktif di TNI, beliau selalu menyempatkan silaturahmi ke rumah ketika mudik. Jadi kebiasaan silaturahmi bukan kali ini saja, tetapi beliau lakukan dari dulu kala sampai saat ini.
Saat ini terasa istimewa, mengingat beliau sekarang sudah menjadi orang pertama di Gunungkidul, namun budaya silaturahmi tetep beliau jaga walaupun jabatannya sudah tinggi dan waktunya pasti lebih sibuk terlebih saat-saat moment hari raya ini.
Trimakasih Mas ( biasa saya menyebut ) haru dan bangga rasanya punya alumni yang membanggakan namun tetap rendah hati. Semoga engkau tetep sehat dan diberikan banyak kemudahan dalam memimpin gunungkidul.

Trimakasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INI CIRI CIRI FISIK YANG HARUS DIPERHATIKAN JIKA SAPI MAU BERANAK.

Suatu kegembiraan bagi petani peternak sapi, klas rumahan seperti saya ketika melihat sapi piaraanya mulai menunjukkan kebuntingan, terlebih jika sudah mendekati hari-hari kelahiran anaknya.  Masa kehamilan seekor sapi adalah sekitar sembilan bulan, dimana pada masa ini kita dapat mendeteksi atau mendiagnosa apakah sapi kita dalam keadaan bunting atau tidak .  Jika kita  mencatat tanggal inseminasi pada sapi tersebut dan sapi tersebut telah sering beranak atau beranak sebelumnya, ada kemungkinan ia akan melahirkan lagi dalam waktu seperti hamil sebelumnya.  Selain itu, banyak petunjuk fisik yang dapat membantu kita mengetahui bahwa  sapi sudah dekat mau beranak. Sebagai panduan sederhana untuk mendeteksi kelahiran sapi semakin dekat, dapat melihat tanda-tanda seperti berikut :  1. Ambing akan mengembang  Ambing merupakan kelenjar yang berfungsi mengeluarkan susu untuk makanan anaknya setelah lahir. Ambing tumbuh selama kebuntingan dan mulai...

SITUS SOKILIMAN YANG PERLU ANDA TAHU.

Situs Sokoliman merupakan situs kepurbakalaan yang terletak di Dusun Sokoliman II, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, tidak jauh (sekitar 5 km) dari objek wisata Gua Pindul.  Situs ini berfungsi sama seperti situs Bleberan, di Kecamatan Playen, Gunungkidul, yaitu menampung dan mengamankan benda-benda cagar budaya, terutama yang bersifat megalitik, khususnya yang ditemukan di Desa Bejiharjo. Lokasinya berbatasan dengan lahan milik Perhutani yang ditanami kayu putih. Di situs berukuran luas 2000 meter persegi ini dikumpulkan ratusan menhir (termasuk menhir arca), batu-batu penyusun kubur batu, serta punden yang sebelumnya terserak di kebun-kebun penduduk atau di lahan milik Perhutani. Sampai tahun 2014 terdapat 137 menhir, lima kubur batu (tidak lengkap), dan tujuh papan kubur batu. Selain itu terdapat satu punden yang dipindahkan dari sumber air di dusun tersebut, yang tiap tahun didatangi penduduk dalam rangka "bersih desa...

MENGENALI CIRI RUMPUT PAKCHONG

Rumput pakchong merupakan jenis rumput hibrid yang pertama kali ditanam oleh Prof. Dr. Krailas di daerah Pak Chong, Thailand. Rumput jenis ini memiliki kandungan nutrisi yang banyak, sehingga banyak dicari oleh peternak di manapun. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang jenis rumput ini, yuk simak beberapa fakta tentang rumput pakchong. Ini Dia 4 Fakta tentang Rumput Pakchong Sebelum menjadikan rumput pakchong sebagai pakan ternak, ada baiknya Anda mengetahui beberapa fakta tentang rumput pakchong , antara lain: 1. Perbandingan Nutrisi Kandungan protein rumput pakchong disebut lebih tinggi dari rumput taiwan dan rumput odot. Rumput pakchong mengandung 16,45 persen protein, rumput taiwan 13 persen, sedangkan rumput odot hanya 11,6 persen. 2. Kapasitas produksi. Pada kapasitas produksi, rumput pakchong juga lebih unggul daripada dua jenis rumput lainnya di mana memiliki kapasitas produksi 1500 ton/ha/tahun. Berbeda dengan rumput taiwan yang hanya 400 ton/ha/tahu...