Langsung ke konten utama

KEPADA MILENIAL JANGAN MALU BERTANI.



Menjadi petani adalah perbuatan mulia, karena hasil kerja keras dari pertanian sangat bermanfaat bagi manusia dan juga hewan. Untuk itu kepada para milenial janganlah malu menekuni profesi pertanian.  Meski tidak kita pungkiri bahwa sektor pertanian semakin terdesak sektor industri.
Kita harus bangga menjadi petani yang inovatif, kreatif dan produktif sehingga bisa berkontribusi mengurangi pengangguran dan kemiskinan.

Di Gunungkidul kita tercinta ini sektor pertanian masih menjadi penyumbang PDRB tertinggi mencapai 23.69 % ( BPS )
Karena masih tingginya ketergantungan ekonomi terhadap sektor pertanian, seyogyanya pemerintah daerah memperhatikan kesinambungan sektor pertanian dalam menyerap tenaga kerja selama belum ada sektor lain yang dapat dikembangkan untuk menyerap limpahan pekerjanya.

“Penerapan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian sangat diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani,”


Jangan sampai sektor pertanian menjadi limpahan pengangguran terselubung atau pekerja keluarga yang secara teoritis memiliki produktivitas yang rendah.

Disinilah peran pemda, pemdes untuk menarik kalangan muda untuk terjun dalam profesi pertanian dalam arti luas perlu ditingkatkan untuk regenerasi petani melalui Dana Desa memberdayakan BUMDES-nya.

Peran Pemda sangat strategis 2 OPD yaitu Dinas Pertanian  dan Pangan ( DPP ) dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan harus menjadi ujung tombak keberhasilanya.

Ada program yang perlu didorong al :

1.   Pemerataan infrastruktur sektor pertanian berupa perbaikan sistem pengairan dengan memperhatikan SDA dan kondisi geografis gunungkidul.

2. Pertukaran pemuda tani, pengiriman magang ke negara yang maju pertanianya,  pelatihan dan pengembangan kemampuan kepada pelaku usaha sektor pertanian.

3. Melakukan spesialisasi komoditas dari Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura sehingga dapat dicapai produktifitas dan nilai tambah yang tinggi.

4. Menciptakan bank pakan untuk kelompok-2 ternak yang ada di Gunungkidul.

5. Mendorong dan memfasilitasi terwujudnya BUMDES / BUMKAL yang bergerak di bidang pertanian dan peternakan.

6. Menggandeng BUMD / BUMN untuk mengalokasikan CSR untuk bidang pertanian dan peternakan.

Jika itu terwujud maka kaum milenial pasti tertarik menggeluti bidang pertanian dan peternakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGENAL JENIS PAKAN RUMINANSIA

Pakan ternak mempunyai kedudukan yang sangat penting, karena 70 % operasional usaha ternak didukung kebutuhan pakan. Penting bagi pemula peternak ruminansia ( sapi, kambing dll ) untuk mengenali jenis-jenis pakan, agar usaha peternakan kita tidak merugi. Dengan pengetahuan pakan yang tepat, maka peternak dapat fokus pada apa yang ingin ditingkatkan, ingin mempercepat pertumbuhan hewan ternak, penggemukan, atau memaksimalkan dan menjaga kualitas dari hasil hewan ternak tersebut. BAHAN PAKAN TERNAK Secara umum, bahan pakan ternak dibagi menjadi 5 jenis yaitu ; pakan kasar, pakan penguat/ konsentrat, mineral, vitamin, dan pakan tambahan. 1. Pakan Kasar Pakan kasar  adalah pakan yang bervolume besar tetapi berat dari setiap unit volume-nya rendah. Makanan yang termasuk pakan kasar dapat berasal dari hijauan, antara lain: • Rumput, bisa rumput lapangan, rumput tanaman, rumput grinting, rumput benggala, rumput kolonjono, rumput gajah, rumput pakchong ...

SITUS SOKILIMAN YANG PERLU ANDA TAHU.

Situs Sokoliman merupakan situs kepurbakalaan yang terletak di Dusun Sokoliman II, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, tidak jauh (sekitar 5 km) dari objek wisata Gua Pindul.  Situs ini berfungsi sama seperti situs Bleberan, di Kecamatan Playen, Gunungkidul, yaitu menampung dan mengamankan benda-benda cagar budaya, terutama yang bersifat megalitik, khususnya yang ditemukan di Desa Bejiharjo. Lokasinya berbatasan dengan lahan milik Perhutani yang ditanami kayu putih. Di situs berukuran luas 2000 meter persegi ini dikumpulkan ratusan menhir (termasuk menhir arca), batu-batu penyusun kubur batu, serta punden yang sebelumnya terserak di kebun-kebun penduduk atau di lahan milik Perhutani. Sampai tahun 2014 terdapat 137 menhir, lima kubur batu (tidak lengkap), dan tujuh papan kubur batu. Selain itu terdapat satu punden yang dipindahkan dari sumber air di dusun tersebut, yang tiap tahun didatangi penduduk dalam rangka "bersih desa...

JADIKAN GUNUNGKIDUL KOTA EVENT UNTUK DONGKRAK PAD

Kabupaten Gunungkidul sebagai daerah tujuan wisata,  wisatawan sangat termanjakan dengan dengan wisata alamnya, wisata budayanya dan wisata kulinernya. Beberapa event budaya yang digelar juga sempat mencuri perhatian publik, dengan sambutan dan jumlah pengunjung yang signifikan. Untuk lebih berdaya guna maka beberapa event tersebut dapat diangkat menjadi event tahunan yang dikemas dan disebarluaskan informasinya untuk menarik wisatawan berkunjung ke Gunungkidul. Beberapa event terbilang sukses antara lain :  1. Gelar budaya bersih desa yang merata se Gunungkidul. 2. Gunungkidul Batik Fashion Beach 2023 3. Dhagsinarga Night Carnifal 2023 4. Lomba Karawitan Milenial antar Kapanewon 5. Geopark Night Specta 6. Gunungkidul Expo 2023 7. Dll. Rangkaian event yang melibatkan massa besar sangat positif ditinjau dari multiplier effect yang ditimbulkan.  Mendorong belanja domestik di Gunungkidul, coba kita bayangkan, berapa banyak rupiah yang akan dibelanjaka...