Langsung ke konten utama

1460 SISWA SD SE WILAYAH PUSKESMAS NGLIPAR-2 DIVAKSIN DOSIS-2 SINOVAC.




Hari ini Kamis,10 februari 2022, bertempat di SD Katongan III Korwil Nglipar diselenggarakan vaksinasi dosis-2 untuk 3 SD ( SD Katongan III, SD Candi III, dan SD Klayar ) berjumlah 265 siswa.

Hadir pada acara ini Penewu Nglipar Muh.Setyawan Indriyanto  SH, MSi, Kepala Puskesmas Nglipar-2 SUMADI, SKM,MM dan Kepala Sekolah, Dewan Guru 3 SD peserta vaksin dan pamong desa Katongan.

Dengan diantar orangtua masing-masing, anak-anak menerima vaksin dosis-2 sinovac yang dilakukan oleh Dokter dan paramedis Puskesmas-2 Nglipar.

Kepala SD Negeri Katongjan III Tutik Karyani SPd  mengatakan, vaksinasi menjadi modal besar untuk mempercepat pemulihan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, pandemi Covid-19 menyebabkan anak-anak  sudah terkunci selama hampir dua tahun dan terpaksa harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh dari rumah. Akibatnya banyak terjadi penurunan capaian hasil belajar pada anak-anak. Oleh karena itu pemerintah ingin agar segera terjadi pemulihan pembelajaran dengan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka secara langsung.

Tutik mengatakan, vaksinasi memang tidak menjadi syarat untuk penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, tetapi vaksinasi mendukung keamanan dan keselamatan anak-anak agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik secara langsung di sekolah. “walaupun bukan menjadi syarat pembelajaran untuk pembelajaran tatap muka terbatas, vaksinasi ini adalah modal besar kita untuk menjaga keamanan dan keselamatan anak-anak dalam mengikuti pembelajaran tatap muka tersebut. Jadi ini mohon menjadikan pemahaman kita bersama serta mohon dukungan kepada semua pihak agar proses vaksinasi ini berjalan dengan baik,” ujar Tutik Karyani.

Tutik Karyani mewakili ( SD KATONGAN III, SD CANDI III dan SD KLAYAR ) mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada Kepala Puskesmas Nglipar-2 beserta dokter dan paramedisnya, orangtua wali murid, yang telah mendukung  pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk siswa-siswa kami yang berjumlah 265 siswa. Hari ini Kamis, 10 Februari 2022 menerima vaksin dosis-2 sinovac.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Nglipar-2 SUMADI, SKM,MM mengatakan : Giat vaksin hari ini adalah putaran ke-5. Di wilayah kerja Puskesmas Nglipar-2 ditargetkan menyasar 1.460 siswa SD dan TK, yang dilaksanakan sebanyak 7 kali, terakhir besuk tanggal 16 februari 2022.

"Kegiatan vaksinasi ini merupakan jawaban kepada masyarakat, agar para orang tua tidak ragu lagi dan menjadi lebih semangat memberikan izin agar putra-putrinya bisa mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas,”  Ia mengajak masyarakat agar tetap optimistis dengan vaksinasi untuk anak-anak karena ini bagian dari pemenuhan hak kesehatan anak. “Ini adalah upaya pemerintah dalam meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh anak agar bisa menghindarkan anak-anak kita dari terpapar virus corona, di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INI CIRI CIRI FISIK YANG HARUS DIPERHATIKAN JIKA SAPI MAU BERANAK.

Suatu kegembiraan bagi petani peternak sapi, klas rumahan seperti saya ketika melihat sapi piaraanya mulai menunjukkan kebuntingan, terlebih jika sudah mendekati hari-hari kelahiran anaknya.  Masa kehamilan seekor sapi adalah sekitar sembilan bulan, dimana pada masa ini kita dapat mendeteksi atau mendiagnosa apakah sapi kita dalam keadaan bunting atau tidak .  Jika kita  mencatat tanggal inseminasi pada sapi tersebut dan sapi tersebut telah sering beranak atau beranak sebelumnya, ada kemungkinan ia akan melahirkan lagi dalam waktu seperti hamil sebelumnya.  Selain itu, banyak petunjuk fisik yang dapat membantu kita mengetahui bahwa  sapi sudah dekat mau beranak. Sebagai panduan sederhana untuk mendeteksi kelahiran sapi semakin dekat, dapat melihat tanda-tanda seperti berikut :  1. Ambing akan mengembang  Ambing merupakan kelenjar yang berfungsi mengeluarkan susu untuk makanan anaknya setelah lahir. Ambing tumbuh selama kebuntingan dan mulai...

4 FAKTA RUMPUT PAKCHONG

Pakan hijauan merupakan pakan utama ternak sapi-sapi kita selain pakan pabrik. Dimusim hujan kebutuhan akan pakan hijauan sangat melimpah, namun sebaliknya jika musim kemarau kebutuhan akan pakan hijauan sangat kurang. Ada banyak jenis rumput yang sudah budidayakan oleh para petani peternak lokalan misalnya, odot, gajahan, kolonjono dan pakchong. Jenis rumput yang terakhir ( pakchong ) ini lagi ngetrend di kalangan para petani dan peternak kita. Rumput yang berasal dari Thailand ini sepintas tidak beda jauh dari rumput gajahan atau kolonjono. Namun ciri mencolok rumput ini adalah tidah glugut dan tidak bikin gatel-gatel. Untuk mengetahui karakteristik rumput ini, mari kita simak bersama. 1. Nutrisi Kandungan protein rumput pakchong disebut lebih tinggi dari rumput taiwan dan rumput odot. Rumput pakchong mengandung 16,45 persen protein, rumput taiwan 13 persen, sedangkan rumput odot hanya 11,6 persen. 2. Kapasitas Produksi Pada kapasitas produksi, rumput pakchong juga...

UKURAN BENDERA

Mengenal Ukuran-Ukuran Bendera Negara. Berapa sih ukuran bendera itu? Kalau perbandingan ukuran, mungkin kamu semua sudah tahu yaitu lebar 2/3 dari panjangnya, dan ukuran Bendera Pusaka ialah 2m lebar dan 3m panjang. Namun sering juga kita lihat di pertandingan sepakbola dimana supporternya membawa bendera yang sangat besar, jauh melebihi 2m x 3m, atau juga saat 17 Agustus ada banyak bendera-bendera kecil dari plastik. Tapi, berapa sih persisnya ukuran Bendera yang diatur Undang-Undang? Menurut Undang-Undang nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan Pasal 4 ayat 3, ukuran Bendera Negara untuk berbagai keperluan ialah sebagai berikut:  Pasal 4 Bendera Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat dengan ketentuan ukuran: 200 cm x 300 cm untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan; 120 cm x 180 cm untuk penggunaan di lapangan umum; 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di ruangan; 36 cm x 54 cm untuk ...